naluriku kadang salah
imajipun selalu abstrak
membiasakan aku tergerak
berdasarkan hati dan fikiran
dan abaikan doktrin
yang mengilusi
mencoba memotori
dan memetamorfosa keadaan
ketika kelakar berujung sumpah
berikrar dianggap sampah
ramah berbuah serapah
sopan berbenih ancaman
dan sepipun menjadi teman
temaram menjadi sandaran
mencoba waras dan tak gila
sadar dalam mimpi
abaikan semua imaji
bakar setiap kenangan dan memori
yang mencoba memonopoli diri
aku lelah berjudi dan bertaruh
muak mengenangnya lagi dan lagi
memikirkannya dalam plagiat sepi
mengingatnya hanyalah potret klise nan abadi
sakitnya membuat hati bereaksi
memberontak melarikan diri
dari jerat bangsat yang tersenyum lirih
mencibir luka yang semakin perih
sungguh ku tak ingin bermiris kata
dan mengiba dalam luka
biarkan naluri mambawanya
kemanapun arahnya
apapun aralnya
rintangannya
hakikat nyata sebuah logika
aku masih bisa berdiri tegak
meski penu hluka
matahari tetap bersinar
siang tetap lah terbit
tak perduli dengan siapapun
kukan melewatinya
senja tetaplah indah
menyambut gelap
menjemput malam
yang kan selalu datang
meski dengan siapa
ku kan menghabiskannya
dan semua tak lagi sama
tak mesti sama
imajipun selalu abstrak
membiasakan aku tergerak
berdasarkan hati dan fikiran
dan abaikan doktrin
yang mengilusi
mencoba memotori
dan memetamorfosa keadaan
ketika kelakar berujung sumpah
berikrar dianggap sampah
ramah berbuah serapah
sopan berbenih ancaman
dan sepipun menjadi teman
temaram menjadi sandaran
mencoba waras dan tak gila
sadar dalam mimpi
abaikan semua imaji
bakar setiap kenangan dan memori
yang mencoba memonopoli diri
aku lelah berjudi dan bertaruh
muak mengenangnya lagi dan lagi
memikirkannya dalam plagiat sepi
mengingatnya hanyalah potret klise nan abadi
sakitnya membuat hati bereaksi
memberontak melarikan diri
dari jerat bangsat yang tersenyum lirih
mencibir luka yang semakin perih
sungguh ku tak ingin bermiris kata
dan mengiba dalam luka
biarkan naluri mambawanya
kemanapun arahnya
apapun aralnya
rintangannya
hakikat nyata sebuah logika
aku masih bisa berdiri tegak
meski penu hluka
matahari tetap bersinar
siang tetap lah terbit
tak perduli dengan siapapun
kukan melewatinya
senja tetaplah indah
menyambut gelap
menjemput malam
yang kan selalu datang
meski dengan siapa
ku kan menghabiskannya
dan semua tak lagi sama
tak mesti sama
batin yang terluka selalu teriak dalam hampa
diamana letak bahagianya entah???
masih bisa bernafas pagi ini adalah jawabnya
diamana letak bahagianya entah???
masih bisa bernafas pagi ini adalah jawabnya
kevinmardi
